Pembelajaran Jarak Jauh Harus, Aturan Baru Dimasa Pandemi Covid-19

- 4 Juni 2020, 06:43 WIB
WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian sambut baik keputusan penundaan PON XX 2021 di Papua.*

JURNAL GARUT - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, meengimbau kepada lembaga pendidikan pada masa tahun ajaran baru untuk tetap melakukan pembelajaran jarak jauh karena pandemi virus corona.

Pemerintah sendiri telah menetapkan tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020, akan tetapi bukan berarti sekolah kembali dibuka.

Menurut Hetifah pembukaan sekolah di masa pandemi Covid-19 memerlukan mekanisme yang agak ketat.

Baca Juga: Tandingi Pajero Sport, Hyundai Hadirkan Santa Fe Berdesain Futuristik

Ia juga sangat mendukung karena semua akan diatur oleh Tim Gugus Tugas COVID-19.

“Keselamatan siswa menjadi prioritas utama. Hal-hal lainnya seperti ketuntasan kurikulum itu nomor dua. Dengan kondisi saat ini, sebaiknya memang pembelajaran tatap muka ditunda dulu,” ujarnya dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam DPR RI.

Pemerintah seharusnya fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga: Saling Cuek Obat Setia Rumah Tangga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad

Menurutnya, pemerintah juga harus mengevaluasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tahun ajaran kemarin.

Hetifah beranggap, ada banyak hal yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kualitas PJJ.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X