Harap Bersabar! Seleksi Terbuka PPPK 2021 Tak Memprioritaskan Honorer Tenaga Administrasi

- 21 November 2020, 13:57 WIB
Bagi peserta lolos CPNS 2019 dan sudah mendapat NIP atau sedang dalam masa percobaan tapi mengundurkan diri, akan mendapatkan sanksi /PR Bandung Raya

JURNAL GARUT - Rekrutmen atau penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera dibuka pada awal tahun 2021.

Dalam seleksi terbuka PPPK 2021 ini, pemerintah akan memberikan prioritas bagi guru, dosen dan tenaga kesehatan dari eks-tenaga honorer KII untuk ikut seleksi CPNS atau PPPK.

Dalam seleksi terbuka PPPK 2021 ini, pemerintah belum memprioritaskan untuk honorer pada tenaga administrasi. Meski tidak diprioritaskan, honorer tenaga administrasi ini diperbolehkan untuk mendaftar dalam seleksi terbuka PPPK 2021 ataupun CPNS.

Baca Juga: Pendaftaran BPUM Tahap Dua Dibuka, Ini Syarat untuk Mendapatkannya

"Meski tidak dirioritaskan, bukan berarti teman-teman yang berada di kelompok (honorer) administrasi tidak boleh daftar CPNS atau PPPK, silakan sepanjang memenuhi persyaratan, tetapi kami konsentrasi di tiga kelompok tadi," kata Deputi SDM Kemenpan RB, Setiawan Wangsa Atmaja di Jakarta, Senin 16 Noveber 2020, seperti dikutip Jurnal Garut dari Antara.

Menurut dia, Untuk tenaga administrasi tidak menjadi prioritas dalam seleksi terbuka PPPK 2021 ini, karena komposisinya sudah cukup mendominasi dalam kepegawaian yakni 39 persen, atau 1,67 juta dari 4,28 juta ASN.

"Jadi untuk sekarang sampai 3, atau 5 tahun ke depan tenaga administrasi ini akan kita kontrol betul, sangat selektif betul," ungkapnya.

Baca Juga: Ini Contoh Soal dan Kunci Jawaban TWK Pengetahuan Umum yang Bisa Dipelajari Sebelum Daftar CPNS 2021

Negara saat ini, kata dia lebih membutuhkan ASN yang bisa memberikan percepatan-percepatan dalam berbagai sektor, untuk itu kebutuhan pegawai kedepannya lebih kepada pegawai teknis dibandingkan administrasi.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X