Nadiem Makarim: BSU Kemendikbud Bukti Kehadiran Pemerintah untuk Guru Honorer

- 21 November 2020, 10:23 WIB
Mendikbud Nadiem Makariem. /facebook/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

JURNAL GARUT - Nadiem Makarim mengakui bahwa jasa seorang guru tidaklah dapat terbayar oleh nominal, seberapa besarpun nominal tersebut.

Namun sebagai langkah untuk meringankan beban ekonomi para pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS, Kemendikbud telah mengeluarkan Bantuan Subsidi Upah atau BSU Kemendikbud untuk guru honorer.

Dengan adanya pandemi Covid-19, perekonomian guru honorer dapat dipastikan terganggu. Sehingga diharapkan dengan adanya BSU Kemendikbud atau BLT guru honorer ini dapat menjadi solusi ekonomi bagi guru honorer.

Baca Juga: Cara Mencairkan BLT Guru Honorer BSU Kemendikbud dengan Mudah

Seperti yang telah disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam acara peluncuran Program BSU Kemendikbud.

“Pemerintah harus hadir untuk membantu para tenaga honorer melalui krisis ini, dengan bantuan dukungan ekonomi yang bisa menyemangati mereka untuk terus mendidik dan berinovasi pada pendidikan,” Kata Nadiem Makarim.

Bantuan Subsidi Upah atau BSU Kemendikbud merupakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca Juga: Login info.gtk.kemendikbud.go.id untuk Akses BSU Kemendikbud

Sasaran utama penerima bantuan adalah 2.034.732 PTK Non-PNS di lingkungan Kemendikbud. Dengan jumlah total anggaran sekitar Rp3.662.517.600.000 dan masing-masing PTK akan mendapatkan bantuan sejumlah Rp1.800.000.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: kemdikbud.go.id


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X