Berikut Cara Pencairan BSU Guru Honorer Rp1,8 Juta dan Dukumen yang Harus Disiapkan

- 17 November 2020, 16:30 WIB
BSU Guru dan Dosen Honorer Rp1,8 Juta, Ini 5 Kriteria yang Akan Mendapatkan Bantuan dari Kemendikbud
BSU Guru dan Dosen Honorer Rp1,8 Juta, Ini 5 Kriteria yang Akan Mendapatkan Bantuan dari Kemendikbud /Komite UMKM

JURNAL GARUT - Berikut cara pencarian bantuan subsidi upah (BSU) untuk guru honorer, dosen, dan tenaga kependidikan non-ASN sebesar Rp1,8 juta yang dicarikan hari ini.

Jumah penerima BSU Rp1,8 juta untuk guru honorer, dosen dan tenaga pendidikan di bawah lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berjumlah 2,03 juta orang dengan total anggaran sebesar Rp3,66 triliun.

Dari total jumlah penerima tersebut, terdiri dari 162.277 dosen pada PTN dan PTS, 1,63 juta guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta, 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboraturium, serta tenaga administrasi.

Baca Juga: SAKSIKAN! ILC: Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar Live di TV One Malam ini Pukul 20.00 WIB

Baca Juga: Mau lulus CPNS 2021? Ini 5 Aplikasi Simulasi Tes CPNS Terbaik untuk Latihan Soal

Baca Juga: Cair Hari ini, Cek BSU Guru Honorer dan Tenaga Pendidik Non-PNS di info.gtk.kemdikbud.go.id

Secara umum tenaga pendidik non PNS itu meliputi dosen, guru, guru yang diberikan tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi di semua sekolah maupun perguruan tinggi baik negeri dan swasta.

Dikutip Jurnal Garut dari Antara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menjelaskan persyaratan untuk mendapat bantuan ini adalah warga negara Indonesia (WNI), berstatus bukan sebagai PNS, dan memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

Kemudian tidak menerima bantuan subsidi upah dari Kementerian Tenaga Kerja sampai 1 Oktober 2020 serta tidak menerima Kartu Pra Kerja sampai 1 Oktober 2020.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X