Jumlah Pelanggar Masker Meningkat, Gubernur Anies: Ada Sanksi Denda Progresif yang Lebih Berat

- 14 Agustus 2020, 15:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat umumkan perpanjangan PSBB transisi fase 1.* /YouTube Pemprov DKI Jakarta

JURNAL GARUT - Hingga kini data pelanggaran pemakaian masker di wliayah DKI Jakarta meningkat secara signifikan dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan akumulasi, denda akibat pelanggaran pemakaian masker maupun pelanggaran tempat/fasilitas umum dan kegiatan sosial/budaya hingga 10 Agustus 2020 telah mencapai Rp2,87 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap masyarakat untuk semakin waspada terkait penularan virus corona atau Covid-19 di Jakarta.

Baca Juga: Garut Batal Adakan Sekolah Tatap Muka Pada 18 Agustus 2020, KCD Pendidikan Ungkap Alasannya

Seperti diberitakan Wartaekonomi.co.id dalam artikel 'Gak Main-Main, Anies Bakal Keras ke Warga Ibu Kota Jika...', Gubernur Anies mengungkapkan, petugas Satpol PP mendata pelanggaran masker setiap pekannya selama periode 1-6 Juli ditemukan 2.556 pelanggar. Kemudian, terjadi peningkatan terus menerus, yaitu 4.901 pelanggaran selama 7-11 Juli, 5.968 pelanggaran selama 12-19 Juli, dan mencapai puncaknya pada periode 20-29 Juli yaitu 26.337 pelanggar. Pada 30 Juli-3 Agustus angkanya sempat menurun secara signifikan menjadi 7.102 pelanggar. Tapi, pada 4-10 Agustus angkanya kembali meningkat menjadi 17.172 pelanggar.

Terkait itu, ia menegaskan bahwa jumlah pelanggar dan denda tersebut bukan semata-mata soal pemerintah memberikan sanksi untuk mendapatkan denda. Namun tentang kedisiplinan, keselamatan.

"Kami ingin menekankan ada sanksi denda progresif yang lebih berat bagi pelanggaran berulang kepada individu maupun kantor/tempat usaha, termasuk penutupan bagi tempat yang masih melanggar pada masa PSBB Transisi kali ini," ucapnya pada Kamis, 13 Agustus 2020.

Baca Juga: Peringati HUT RI ke-75, Ditlantas Polda Aceh Bagikan SIM Gratis untuk Masyarakat

Namun, di sisi lain, ia Anies menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat dan juga tempat usaha yang telah menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X