Otto Hasibuan Sebut Tidak Ada Perintah Penahanan pada Putusan Djoko Tjandra

- 2 Agustus 2020, 11:05 WIB
Otto Hasibuan /

JURNAL GARUT - Kuasa hukum Djoko Tjandra, Otto Hasibuan mempertanyakan penahanan terhadap kliennya yang merupakan terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

Menurut Otto, dalam putusan pengadilan 11 tahun lalu, tidak ada perintah pengadilan untuk menahan Djoko Tjandra.

"Karena saya baca putusan Djoko tidak ada perintah untuk ditahan. Isinya hanya salah satu, hukum dia dua tahun penjara, bayar sejumlah uang," kata Otto dalam pernyataan tertulisnya seperti dikutip galamedia dari Antara.

Baca Juga: Serem, Siswa Dikejutkan dengan Penampakan Hantu Wanita di Belakang Gurunya saat Belajar Online

"Di dalam KUHAP, harus ada kata-kata perintah ditahan. Tapi, kata kata perintah ditahan ini tidak ada,"terangnya, seperti yang dikuti Jurnal Garut dari GalamediaNews.com dengan judul "Otto Hasibuan: Djoko Tjandra Seharusnya Bebas Pergi ke Mana Saja".

Otto mengatakan, pihak keluarga telah memintanya menjadi kuasa hukum Djoko Tjandra sehingga dirinya mendatangi Bareskrim, Sabtu 1 Agustus 2020. Ia menemui Djoko Tjandra untuk memastikan keterlibatan dirinya sebagai kuasa hukum.

Namun, katanya, rencana pertemuannya dengan Djoko Tjandra yang resmi ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri mulai Jumat 31 Juli 2020 malam harus tertunda dan baru dapat dilakukan Senin 3 Agustus mendatang.

Baca Juga: Demi Subscriber, Youtuber Ini Buat Konten Prank Bagikan Daging Kurban Isi Sampah ke Emak-emak

"Saya harus tentukan sikap. Tanyakan beliau ada pengacara apa tidak. Kode etik. Ada rekan kuasa hukum untuk yang lain. Tapi ini kasus yang baru," tuturnya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X