Sri Mulyani Kaget, Dokumen Kenaikan Tarif PPN Sembako Bocor: Situasinya Agak Kikuk

- 11 Juni 2021, 15:20 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa meskipun saat ini fokus untuk memulihkan Indonesia dari pandemi COVID-19 sehingga belum menanggapi soal isu pajak sembako dan lenbaga pendidikan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa meskipun saat ini fokus untuk memulihkan Indonesia dari pandemi COVID-19 sehingga belum menanggapi soal isu pajak sembako dan lenbaga pendidikan. //infopublik

JURNAL GARUT - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indriwati mengaku heran dan kaget dengan bocornya dokumen pemerintah soal rencana pengenaan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi sembako hingga sekolah bocor di publik.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Kamis 10 Juni 2021.

Dengan telah ramainya sembako dan sekolah yang bakal dikenakan pajak, orang nomor satu di Kementerian Keuangan itu mengaku belum bisa menjelaskan secara detail ke publik.

"Kami tentu dari sisi etika politik belum bisa melakukan penjelasan ke publik sebelum ini (RUU KUP) dibahas," katanya seperti dikutip Jurnal Garut dari laman Kompas TV, Jumat 11 Juni 2021.

Baca Juga: Erick Thohir Endorse BTS Meals? Oleh-oleh untuk Anak Bungsu Saya

Sri Mulyani berjanji akan segera mengirim draft Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) serta menjelaskan secara detail berbagai rencana pemerintah tersebut.

Ia mengaku heran dengan bocornya RUU kepada publik karena itu masih dalam rencangan undang-undang yang belum secara reami diserahkan atau dibacakan di sidang Paripurna DPR RI.

"Karena itu sudah kami sampaikan ke DPR melalui surat Presiden," katanya.

"Olwh karena itu situasinya agak kikuk ternyata kemudian dokumennya keluar (bocor) karena memang sudah dikirimkan kepada DPR juga ," katanya.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X