Gaduh Tokoh OPM 'Bangkit dari Kubur' Demi Menghujat Veronica Koman

- 10 Mei 2021, 15:20 WIB
Makam Nicholas Youwe atau Nicolaas Jouwe
Makam Nicholas Youwe atau Nicolaas Jouwe /Twitter

Jurnal Garut - Nicholas Youwe mendadak santer jadi pembicaraan. Namanya hadir di berbagai headline pemberitaan nasional atas komentar kerasnya pada sosok Veronica Koman, aktivis kemanusiaan yang kerap berbicara terkait isu-isu kemanusiaan di Papua.

Disebut sebagai salah satu pendiri Organisasi Papua Merdeka (OPM) di berbagai media massa, komentar Nicholas Youwe disampaikan dalam dalam sebuah webinar berjudul “Memahami Papua, serta Upaya Penyelesaian Secara Kolaboratif dan Holistik" yang diadakan pada Sabtu, 8 Mei 2021.

"Anda, Veronica Koman, bukan orang Papua. Anda tidak lebih dari seorang provokator,” tulis berbagai media massa dengan mengatasnamakan Nicholas Youwe sebagai penutur, mengutip siaran pers satgas Nemangkawi.

Baca Juga: 10 Momen Ini Menunjukkan Kepribadian Asli Jungkook BTS, Sikap Baiknya Cuma Pertunjukkan?

Anehnya, Nicholas Youwe sendiri adalah tokoh Papua yang sudah wafat 16 September 2017 silam. Rilis media ini tentu menimbulkan tanda tanya di benak publik.

Veronica Koman sendiri telah angkat suara terkait namanya kembali dibenturkan dengan masyrakat Papua yang kerap ia bela.

Baca Juga: Ini Dia Gayong Diet Sehat Ala Dedi Mulyadi, Hampir Sebulan Penuh Tidak Makan Nasi

"Terima kasih atas dedikasi wartawan nasional yang turun ke alam kubur demi bisa wawancara Orang Papua. Tapi, agak kejauhan, tolong lain kali dimulai dari turun ke Papua dulu aja, biar ga cuma copas rilis TNI/Polri." Tulis Veronica Koman melalu akun Twitter pribadinya @VeronicaKoman pada Minggu, 9 Mei 2021, pukul 09.21 WIB.

Nicholas Youwe atau yang lebih kerap ditulis Nicolaas Jouwe sendiri adalah sosok yang dikenal sebagai perancang bendera Bintang Kejora yang hingga saat ini melekat pada identitas pergerakan Papua. Sosok ini bahkan tidak memiliki afiliasi apa pun dengan OPM.

"Saya pemimpin National Liberation Council of West Papua. Saya bukan anggota OPM. Bahkan, OPM diciptakan oleh perwira Belanda pada tahun 1965 bertepatan dengan penumpasan Partai Komunis Indonesia (PKI)," Ucap Jouwe dalam pertemuannya dengan agensi berita ANTARA pada bulan Mei 2014 silam.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: ANTARA, Twitter/Veronica Koman, Youtube/Serikat News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X