Gunung Semeru Meletus, 550 warga Mengungsi Hindari Luncuran Awan Panas

- 1 Desember 2020, 12:51 WIB
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, mengeluarkan awan panas guguran pada Selasa, 1 Desember 2020, pukul 01.23 WIB. /Dok. BNPB Indonesia/

JURNAL GARUT - Sebanyak 550 warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengunggsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari guguran awan panas yang dikeluarkan akibat letusan Gunung Semeru.

Hal tersebut bersadarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan siaran pers Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, mengeluarkan awan panas guguran pada Selasa, 1 November 2020 pukul 01.23 WIB.

Baca Juga: Hati-Hati! Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur hingga Sejauh 3.000 Meter

Berdasarkan data sementara pada Selasa, 1 November 2020, pukul 09.00 WIB, pengungsian tersebar di dua titik, yaitu di pos pantau sebanyak 300 jiwa, sedangkan sisanya di Desa Supiturang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang mencatat sejumlah kebutuhan mendesak, seperti makanan siap saji, dapur umum dan masker.

Lokasi yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik yaitu Desa Supiturang, Desa Oro-oro Ombo dan Rowobaung di Kecamatan Pronojiwo, serta Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro. Sejumlah desa tersebut berada Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: BTS Meriahkan Musim Liburan dengan Penampilannya di 'The Disney Holiday Singalong' ABC

Sinergi upaya penanganan darurat dilakukan oleh berbagai pihak. Penanganan darurat yang dipimpin oleh BPBD Kabupaten Lumajang membuka pos pengungsian lapangan di Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: BNPB


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X