Hati-Hati! Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur hingga Sejauh 3.000 Meter

- 1 Desember 2020, 12:38 WIB
Luncuran awan panas Gunung Semeru terpantau dari Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa 1 Desember 2020. /Foto: ANTARA FOTO/Seno //

JURNAL GARUT - Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Provinsi Jawa Timur, meletus diketahui pada Selasa, 1 Desember 2020.

Letusan Gunung Semeru mengeluarkan guguran awan panas yang meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Berdasarkan siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pengamatan Gunung Semeru di Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menunjukkan jarak luncur awan panas guguran Semeru yang pada Selasa, 1 Desember 2020 pukul 01.23 WIB sekitar 2.000 meter telah mencapai 3.000 meter pada pukul 02.00 WIB.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Warga Bergerak Menuju Tempat Pengungsian

Dilansir dari Antara, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan bahwa menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hujan yang bercampur abu vulkanik pada pukul 03.00 WIB turun di sekitar pos pengamatan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang sudah turun ke kawasan rawan bencana (KRB) I untuk memonitor situasi.

Menurut Raditya, pada saat terjadi guguran awan panas warga yang berada di KRB wilayah Kamar A, Curah Koboan, dan Rowobaung di wilayah Kecamatan Pronojiwo mulai melakukan evakuasi secara mandiri.

Baca Juga: Trending di Twitter! Anies Baswedan Positif Corona, Berikut Daftar Kantor yang Ditutup Sementara

"Ini terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. TRC yang berada di lapangan mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik saat peristiwa vulkanik itu menyertai upaya evakuasi warga," katanya.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X