Gunung Semeru Meletus, Warga Bergerak Menuju Tempat Pengungsian

- 1 Desember 2020, 11:53 WIB
Tangkapan layar video lahar dingin Gunung Semeru yang mulai menutupi banyak lahan pertanian warga sekitar lereng selatan Gunung Semeru.* /Instagram @cakyo_saversemeru

JURNAL GARUT - Untuk menghindari guguran lava dari Gunung Semeru yang meletus, warga yang tinggal di lereng Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mulai berpindah menuju lokasi pengungsian.

Dalam rangka memantau kondisi pengungsian, Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama rombongan pejabat pemerintah menuju ke lokasi pengungsian di lereng Gunung Semeru.

Dilansir Jurnal Garut dari Antara, Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo saat dihubungi lewat telepon di Lumajang, Selasa, mengatakan bahwa sebagian warga sempat mengungsi di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur.

Baca Juga: Trending di Twitter! Anies Baswedan Positif Covid-19, Berikut Daftar Kantor yang Ditutup Sementara

"Beberapa pengungsian sempat tersebar di beberapa lokasi, namun pagi ini kami akan fokuskan di satu tempat untuk memudahkan penanganan," katanya.

BPBD, menurut dia, akan mendirikan posko pengungsian dan dapur umum di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, untuk menampung warga yang permukimannya terdampak guguran lava pijar Gunung Semeru.

"Untuk jumlah pastinya kami masih melakukan asesmen di lapangan, keselamatan warga prioritas utama," katanya ketika ditanya mengenai jumlah warga yang sudah mengungsi.

Baca Juga: Dinyatakan Positif Covid-19, Anies Minta Doa untuk Kesehatannya

Ia mengatakan bahwa lava pijar dari kawah Jonggring Saloko meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan dan meminta warga mengikuti arahan petugas BPBD saat mengungsi.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X