How Democracies Die? Mengenal Buku Yang di Baca Anies Baswedan, Lengkap 5 Kutipan Paling Menonjol

- 25 November 2020, 06:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang membaca buku /Instagram/@aniesbaswedan/

JURNAL GARUT - Beberapa hari lalu jagat dunia maya begitu diramaikan oleh sebuah foto seorang Gubernur yang tengah membaca buku dengan Cover bertuliskan 'How Democracies Die'.

Yah Anies Baswedan, bukan tanpa alasan foto tersebut viral karena Gubernur Jakarta itu akhir-akhir ini dianggap selalu bertentangan dengan pemerintah pusat dan acap kali di beritakan narasi seperti itu.

Lantas apa isi dari buku yang di baca anis sehingga bisa membuat ramai media sosial itu?

Baca Juga: SEDANG BERLANGSUNG ILC TvOne Bawa Nama Anies dan Ridwan Kamil 'Bisakah Gubernur Dicopot?'

Dalam buku ini, dua profesor Harvard Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt menyampaikan pelajaran penuh wawasan dari sejarah untuk menerangkan kerusakan rezim selama abad ke-20 dan ke-21. Mereka menunjukkan bahayanya pemimpin otoriter ketika menghadapi krisis besar.

Berdasarkan riset bertahun-tahun, keduanya menyajikan pemahaman mendalam mengenai mengapa dan bagaimana demokrasi mati; suatu analisis pemicu kewaspadaan mengenai bagaimana demokrasi didesak; dan pedoman unmemelihara dan memperbaiki demokrasi yang terancam, bagi pemerintah, partai politik, dan individu.

Berikut Lima Kutipan paling Menonjol dalam Buku 'How Democracies Die':

Kutipan Satu. “Koalisi yang paling efektif adalah yang mempertemukan kelompok-kelompok dengan pandangan yang berbeda bahkan bertentangan tentang banyak masalah

Baca Juga: Liga Champions: Kehilangan Dua Pemain Real Madrid Pincang Bakal Saat Melawan Inter Milan

Halaman:

Editor: Muhammad Nur


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X