Bakal Divaksin, BPOM Sebut Aspek Keamanan Vaksin Sinovac Baik Usai Diuji Klinis

- 25 November 2020, 06:45 WIB
Ilustrasi vaksin Sinovac. //ANTARA/

JURNAL GARUT - Saat ini uji klinis vaksin COVID-19 yang dikembangkan Sinovac bekerjasama dengan Bio Farma telah selesai dilakukan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM), Penny Lukito.

Langkah selanjutnya setelah uji klinis selesai dilaksankan, BPOM saat ini sedang melakukan proses analisa untuk memastikan aspek keamanan dari vaksin Sinovac tersebut.

Baca Juga: LOGIN sso.bpjsketenagakerjaan.go.id BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Tahap 5 Sudah Dicairkan

Dilansir dari Sekretariat Kabinet, tidak hanya aspek keamanan, BPOM juga menganalisa efektivitas vaksin tersebut sebelum mengeluarkan Emergency Use Authorization.

“Uji klinis sudah selesai, alhamdulillah aspek keamanan dalam uji klinis pantauannya baik, aspek mutu dari vaksin Sinovac juga baik. Sekarang kita sedang menunggu proses analisa sehingga nanti aspek keamanan dan efektivitasnya bisa kita dapatkan dan kita bisa berikan emergency use authorization sehingga vaksinasi bisa dilakukan,” ujarnya dalam keterangan pers setelah Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta pada Senin, 23 November 2020.

Lebih lanjut, Penny mengungkapkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, BPOM berkomitmen untuk memberikan vaksin yang memenuhi khasiat, keamanan, dan efektivitas.

Baca Juga: CPNS 2019: Informasi Hari Pertama Masuk Kerja Terkuak, Simak Selengkapnya

“Sekarang proses itu sedang berjalan. Badan POM nanti akan memberikan Emergency Use Authorization (EUA) pada waktunya nanti, sekarang data-data sedang dianalisa,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: Sekretariat Kabinet


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X