Tatacara Wudhu yang Sah dalam Mazhab Syafi'i Menurut Kitab Safinah An-Najah

- 24 Februari 2021, 05:45 WIB
Ilustrasi seseorang sedang wudhu. /Pixabay.com/İbrahim Mücahit Yıldız


JURNAL GARUT - Wudu merupakan kunci ibadah sholat. Tanpa berwudu, ibadah sholat dinilai tidak sah.

Ada perintah untuk menyempurnakan wudu. Lantas, bagaimana wudu yang sempurna dan dinilai sah itu?

Di dalam Islam, ada beragam pandangan mengenai wudu, apalagi soal-soal sunnah dalam wudu, namun, masing-masing dari tatacara yang diajarkan oleh setiap mazhab memiliki dalil kuat tersendiri.

Baca Juga: KLIK www.prakerja.go.id Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12, Dibuka Tahun ini!

Di dalam mazhab Syafi'i, terutama yang dijelaskan oleh Syekh Sumair Al-Hadromy di dalam kitab Safinah An-Najah, rukun wudu ada enam jumlahnya.

Jika enam rukun ini terpenuhi, wudu seseorang dinilai sah dan layak pula untuk menghadap Allah di dalam sholatnya, dalam keadaan suci karena berwudu.

Wudu sendiri berfungsi untuk menyucikan diri dari kekotoran ringan, seperti karena buang air atau buang angin. Sementara kekotoran berat atau hadats besar seperti karena usai berhubungan badan antara suami-isti, hanya dapat dihilangkan dengan mandi junub.

Baca Juga: Kartu Prakerja 2021 Gelombang 12 Dibuka, Begini Cara Ikuti Seleksinya

Enam rukun wajib di dalam wudu menurut Safinah An-Najah

1. Niat

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Kitab Safinah An-Najah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X