Waspada Saat Musim Hujan, Ridwan Kamil: Bencana di Wilayah Jawa Barat 3-4 Kali Sehari

- 6 November 2020, 10:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2020-2021, di Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu 4 November 2020 /Instagram.com/@ridwankamil/


JURNAL GARUT - Pada musim hujan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Kang Emil Sapaan akrabnya mengatakan setiap tahun bencana di Jabar antara 1.000 sampai 2.000 kali dan kalau dibagi 365 hari, maka terjadi 3 sampai 4 kali sehari.

"Sebanyak 60 persen bencana hidrologis Indonesia berada di Jabar. Oleh karena itu, kami menginstruksikan semua pihak untuk tidak memfokuskan pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana mengantisipasi," kata Ridwan Kamil seusai Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2020-2021 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Baca Juga: Inilah Cara Cerdas Mengganti Rekening atau E-Wallet Kartu Prakerja, Insentif Rp3,55 Juta pun Cair

Hal itu bertujuan menekan potensi munculnya kerugian berupa harta maupun korban jiwa.

Pria yang akrab disapa Kang Emil mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) intens meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.

Koordinasi perlu dilakukan semua pihak, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, sampai TNI/Polri, diperkuat.

Baca Juga: Perebutan Juara Dunia MotoGP bakal Ditentukan Diakhir Baklapan, Morbidelli Siap Salio Mir dan Fabio

Potensi bencana hidrometeorologi di Jabar, khususnya Jabar bagian selatan, meningkat akibat adanya fenomena La Nina. La Nina merupakan anomali suhu muka air laut, di mana suhu di laut akan lebih dingin sampai minus satu derajat celcius atau lebih. Dampaknya, terjadi peningkatan curah hujan.

"Saya menitipkan kepada Kepala BPBD, Kapolres, dan Dandim, yang yang berada di selatan Jawa Barat untuk segera menyiapkan skenario. Pertama, bagaimana peringatan dini harus berfungsi," katanya.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X