Tak Gunakan Masker di Area Publik Kota Bandung, Siap-siap Didenda Rp100.000

- 2 Agustus 2020, 11:47 WIB
Ilustrasi penggunaan masker di ruang publik untuk menghindari penularan virus corona.*\ /pixabay

JURNAL GARUT - Pemerintah Kota Bandung menerbitkan aturan denda kepada warga yang tidak menggunakan masker di area publik.

Tak tanggung-tanggung, denda untuk para pelanggar penggunaan masker ini sebesar Rp 100 ribu.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Nomor 43 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam rangka pencegahan dan pengendalian virus corona (Covid-19). Perwal tersebut dikeluarkan untuk merevisi aturan sebelumnya yaitu Perwal nomor 37 Tahun 2020.

Denda tersebut tertuang dalam perubahan di Pasal 41A. Dalam salinan Perwal disebutkan bahwa setiap orang yang melanggar Pasal 5 ayat (2) huruf a sampai dengan huruf f dikenakan sanksi administratif dalam bentuk sanksi ringan berupa teguran lisan dan teguran tertulis.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Bagikan Daging Kurban Lewati Jurang, Pertama Kali Datang ke Dusun Terpencil

Kemudian, sanksi sedang terdiri atas jaminan kartu identitas, kerja sosial atau pengumuman secara terbuka.

"Sanksi berat dalam bentuk denda administratif paling besar Rp100.000," tulis Perwal yang ditetapkan Wali Kota Bandung Oded M. Danial pada 30 Juli 2020 dalam siaran pers, Minggu 2 Agustus 2020, seperti dikutip Jurnal Garut dari GalamediaNews.com dengan judul "Ingat, Kota Bandung Terapkan Denda Terhadap Warga Tak Bermasker".

Adapun isi Pasal 5 ayat (2) sebagaimana tertuang dalam Perwal 37/2020 yang tidak mengalami perubahan pada Perwal 43/2020 berbunyi sebagai berikut.

Dalam pelaksanaan AKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setiap orang wajib menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat mencakup; wajib memakai masker selama beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan dengan memakai sabun atau hand sanitizer secara berkala, membuang sampah di tempat sampah.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X