Jumlah PDP Meninggal Lebih Tinggi dari Kematian Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor

- 1 Juli 2020, 12:08 WIB
PENUMPANG duduk di dalam bus milik Pemprov DKI Jakarta di Stasiun Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 15 Juni 2020.*

JURNAL GARUT - Angka kematian Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat sampai Selasa, 30 Juni 2020, mencapai 135 kasus, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka kematian akibat positif Covid-19 yang tercatat 18 kasus.

Berdasarkan data yang disampaikan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor Senin malam, 29 Juni 2020, data PDP lebih tinggi dibandingkan dengan positif corona.

Tim Gugus Tugas Kabupaten Bogor mencatat jumlah PDP mencapai 2007 kasus, sejak penanganan Covid-19 dilakukan. Sebanyak 1.479 kasus sudah selesai dan dalam pengawasan yang masih dilakukan sampai sekarang sebanyak 393 kasus.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap! Alasan V BTS Jadi Jarang Bicara dan Keluar Bertemu Member Lain

Dikutip Jurnal Garut dari Pikiran-Rakyat.com, PDP adalah orang yang mempunyai gejala Covid-19 dan mendapatkan perawatan intens karena levelnya di atas Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Tingginya jumlah PDP mengalahkan jumlah ODP yang dicatat Tim Gugus Tugas. Sampai kemarin, jumlah ODP mencapai 1700 kasus dan dinyatakan sudah selesai sebanyak 1.460 kasus. Saat ini ODP yang dalam pengawasan tim sebanyak 240 kasus.

Sementara data konfirmasi positif Covid-19 yakni 365 kasus dengan rincian positif aktif sebanyak 235 kasus, jumlah yang sembuh 109 kasus, meninggal sebanyak 18 kasus dan pindah alamat sebanyak 3 kasus.

Baca Juga: SDN Jayamukti 3 di Garut Dijual Rp80 Juta, Wakil Bupati Garut: Kok Bisa Sekolah Dijual

Artikel ini telah tayang di Pikiran-Rakyat.com dengan judul 'Di Kabupaten Bogor, Jumlah Meninggal PDP Jauh Lebih Tinggi dari Kematian Pasien Positif Covid-19'.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X