PPKM Diperpanjang, BOR Jabar Turun Jadi Satu Digit, Dua Kabupaten Masih Berada di Level 4, Garut?

- 15 September 2021, 09:56 WIB
PPKM Diperpanjang, BOR Jabar Turun Satu Digit, Dua Kabupaten Masih Berada di Level 4, Garut?
PPKM Diperpanjang, BOR Jabar Turun Satu Digit, Dua Kabupaten Masih Berada di Level 4, Garut? /Biro Adpim Jabar/


JURNAL GARUT – Pemerintah Pusat resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 September 2021.

Meksi PPKM diperpanjang tingkat keterisian kamar tempat tidur rumah sakit atau bed occupacny rate (BOR) Jabar untuk pertama kali berada di angka satu digit.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil BOR Jabar kini di angka 9,3 persen. Trennya terus turun sejak Juli 2021 yang pernah menyentuh angka di atas 90 persen. Sementara ketentuan WHO angka BOR maksimal 60 persen.

Baca Juga: Ikatan Cinta 15 September 2021: Sempurnanya Mas Al Bikin Hati Meleleh

"Jadi ini pertama kalinya BOR rumah sakit kita berada di satu digit. Syukur alhamdulillah mudah-mudahan kita dapat mempertahankan," ujar Ridwan Kamil melalui keterangan resmi, Rabu 15 September 2021.

Pemerintah Pusat telah mengumumkan perpanjangan PPKM level 13 - 20 September 2021. Sebanyak 11 daerah di Jabar berada di level 2, sebanyak 14 daerah level 3, dan dua daerah level 4 yakni Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cirebon.

Namun meski level 4 tapi di Purwakarta dan Cirebon sebetulnya tidak ada penambahan jumlah kasus. Data- data ini sedang disinkronisasi. Pemda Provinsi Jabar memfasilitasi komunikasi antara dua pemda tersebut dengan Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Deddy Corbuzier dan Diaz Berkelakar Lihat Santri Tutup Kuping Hindari Suara Musik, Ebith Beat A: Hormati Saja

“Jadi kesimpulannya bukan ada kenaikan kasus, tapi lebih kepada update data lama yang baru berhasil disinkronisasi dengan Pemerintah Pusat," jelas pria yang kerap disapa Kang Emil.

"Secara reguler bukan di PPKM level 4 tapi data-data yang dibaca ada tambahan kasus masa lalu. Itu sedang dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat difasilitasi oleh Pemda Provinsi Jawa Barat," tambahnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X