Wisata Bakal Diserbu Wisatawan, Pemprov Jabar Siapakan 15.000 Rapid Test Antigen

- 13 Mei 2021, 08:19 WIB
Suasana Pantai Barat Pangandaran pada libur Natal dan Tahun Baru 2020 lalu meski wisatawan diwajibkan membawa surat hasil tes swab antigen tidak mengurangi animo untuk berkunjung.
Suasana Pantai Barat Pangandaran pada libur Natal dan Tahun Baru 2020 lalu meski wisatawan diwajibkan membawa surat hasil tes swab antigen tidak mengurangi animo untuk berkunjung. /Portal Bandung Timur/heriyanto/


JURNAL GARUT - Destinasi wisata diperkirakan akan dikunjungi masyarakat seiring kebijakan pelarangan mudik.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan akan ada pengawasan dan pengendalian terhadap destinasi wisata selama Lebaran.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya akan melakukan rapid test antigen secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.

Baca Juga: 11.776 Narapidana di Jawa Barat Terima Remisi Khusus Idul Fitri Tahun Ini

Tes antigen yang dilakukan pada 8-9 Mei 2021 dan 15-16 Mei 2021 tersebut bertujuan untuk mencegah penularan  dan mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 saat libur Lebaran, terutama di destinasi wisata yang diprediksi menjadi tujuan utama masyarakat seiring adanya larangan mudik.

"Apabila ada pergerakan menuju objek wisata, kita lakukan antisipasi. Ada 15 ribu Antigen yang akan kita sebar ke tempat-tempat wisata," kata Dedi, melalui keterangan resmi, Kamis 13 April 2021.

Sesuai arahan Kapolri, destinasi wisata yang berada di daerah berstatus Zona Merah atau Risiko Tinggi akan ditutup.

Baca Juga: Gadis yang di Bakar Oleh Kekasihnya Cidaun Meninggal, pelaku Berhasil di Bekuk di Ciwidey

Di samping itu, antisipasi perlu disiapkan manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir.

"Setelah lebaran kan ada pergerakan. Kalau sekarang larangan untuk mudik, tapi kami antisipasi.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X