Dua Anggota TNI Jadi Korban Serangan di Kongo, Satu Meninggal Dunia

- 25 Juni 2020, 00:30 WIB
Evakuasi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco di Kongo Afrika pada Senin (22/6/2020).*/
Evakuasi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco di Kongo Afrika pada Senin (22/6/2020).*/ /Puspen TNI

JURNAL GARUT - Dua anggota TNI yang menjadi anggota pasukan pemelihara perdamaian Indonesia menjadi korban penyerangan saat bertugas dalam isi Manusco di Republik Demokratik Kongo pada Senin, 22 Juni 2020.

Akibat penyerangan tersebut, satu anggota mengalami luka-luka, sementara satu orang lagi yang bernama Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi meninggal dunia.

“Penghargaan setinggi-tingginya kepada Alm. Serma Rama Wahyudi atas pengabdiannya dalam menjaga perdamaian dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan,” tutur Menteri Retno Marsudi yang dikutip Jurnal Garut dari Pikiranrakyat-bekasi.com.

Baca Juga: Lahir Tanpa Kaki, Zion Clark Punya Tubuh Atletis dan Kejar Mimpi Jadi Pegulat Profesional

Berdasarkan laporan yang diterima Kementerian Luar Negeri dari Monusco, terdapat dua personel asal Indonesia yang menjadi korban dalam insiden pertempuran bersenjata di wilayah bagian timur Kongo tersebut.

Artikel ini sudah tayang di Pikiranrakyat-bekasi.com dengan judul "Anggota TNI Tewas dalam Serangan di Kongo, DK PBB Desak Pelaku Segera Diseret ke Meja Hijau"

Serma Rama Wahyudi meninggal dunia dan satu personel bernama Prt M Syafii Makbul terluka, kini sedang menjalani perawatan intensif.

“DK PBB telah mengutuk keras serangan kepada Monusco dan meminta otoritas Kongo untuk melakukan investigasi dan membawa pelakunya ke meja pengadilan,” tutur Retno Marsudi.

Baca Juga: Mengenali Penyebab Rem Tangan Bisa Macet dan Cara Mengatasinya

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X