Dua Anggota Polisi Dorong Lansia Hingga Kepalanya Berdarah, 57 Perwira Lakukan Pengunduran Diri

- 6 Juni 2020, 10:22 WIB
AKTIVIS Martin Gugino (75) yang didorong petugas polisi ke tanah hingga membuat kepalanya berdarah, memicu kemarahan di seluruh dunia.* / Daily Star

JURNAL GARUT - Seorang pria lanjut usia (lansia) di Buffalo, New York, Amerika Serikat, terekam kamera handphone didorong oleh dua petugas kepolisian setampat, hingga kepalanya berdarah. Karena kejadian itu seluruh Tim Tanggap Darurat kepolisian setempat mengundurkan diri.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang menjadi viral di dunia maya itu, tampak 2 petugas kota Buffalo mendorong seorang pra tua hingga terjatuh dan membentur tanah.

Dalam video pria berusia 75 tahun itu, awalnya tampak mendekati petugas polisi saat mereka mulai maju mengusir para demonstran untuk memberlakukan jam malam.

Baca Juga: Tolak Klaim Tiongkok Atas Laut China Selatan, Indonesia Ogah Negosiasi

Dua petugas tampak mendorong mundur pria berusia 75 tahun itu yang menyebabkan dia kehilangan keseimbangan hingga jatuh ke belakang dan membentur kepalanya.

Sebuah pernyataan awal dari Departemen Kepolisian Buffalo itu muncul terkait kasus pendorongan yang terekam tersebut.

Mereka mengatakan bahwa pria itu 'tersandung' dan jatuh saat para polisi berada dalam 'pertempuran yang melibatkan para demonstran'.

Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Anggotanya Dorong Pria Tua Sampai Kepalanya Berdarah, 57 Perwira Polisi Akhirnya Mengundurkan Diri,"

Juru bicara kepolisian Jeff Rinaldo mengaitkan pernyataan itu dengan mengatakan bahwa petugas tidak terlibat langsung dalam insiden tersebut.

Dalam rangka solidaritas, sebanyak 57 petugas mengundurkan diri dari tim darurat, setelah dua polisi yang tampak terlibat mendapatkan penangguhan (cuti tanpa dibayar).

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X