Tidak Mematikan, Paramedis di Italia Sebut Virus Corona Melemah

- 2 Juni 2020, 10:05 WIB
UPDATE virus corona di DKI Jakarta 1 Juni 2020.*

JURNAL GARUT - Paramedis di Italia menyebutkan bahwa virus corona telah kehilangan potensinya atau melemah dan menjadi jauh lebih tidak mematikan. Hal ini dikatakan oleh seorang dokter senior Italia pada hari Minggu 31 Mei 2020.

"Pada kenyataannya, virus secara klinis tidak lagi ada di Italia," kata Alberto Zangrillo, kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara Lombardy, yang telah menanggung beban tertular virus corona Italia.

Italia sendiri memiliki angka kematian virus corona tertinggi ketiga di dunia, dengan 33.415 orang meninggal sejak wabah itu terungkap pada 21 Februari. Italia memiliki jumlah kasus global keenam tertinggi di 233.019.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Bersiap Terapkan Kenormalan Baru

"Penanganan yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan secara kuantitatif kasus virus corona benar-benar sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan lalu," katanya kepada televisi RAI.

Namun infeksi baru dan kematian telah menurun secara bertahap di bulan Mei dan negara itu sedang membuka beberapa pembatasan penguncian yang telah diterapkan di daerah mana pun di benua itu.

Zangrillo mengatakan beberapa ahli terlalu khawatir tentang prospek gelombang kedua infeksi dan politisi perlu memperhitungkan kehidupan normal baru.

Baca Juga: Kawasaki Ninja dan Honda CBR Punya Penantang Baru dari Suzuki

"Kita harus kembali menjadi negara normal. Seseorang harus mengambil tanggung jawab untuk menjalankan negara," katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters..

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X