AS Kirim Dua Juta Hidroksiklorokuin ke Brasil Jadi Obat Corona

- 2 Juni 2020, 01:02 WIB
OBAT antimalaria berupa hidroklorokuin dan turunannya ternyata tak berpengaruh pada pasien COVID-19, malahan meningkatkan risiko kematian.* /pixabay

JURNAL GARUT – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memproduksi besar-besaran hidroksiklorokuin yang digadang-gadang menjadi obat potensial virus corona (COVID-19).

Meski hidroksiklorokuin pernah menyembuhkan satu orang yang terjangkit virus corona, tetapi obat tersebut belum dapat dipastikan secara ilmiah terkait efektivitas dalam membunuh virus corona ini.

Meski begitu, Presiden Amerika Donal Trump tetap memproduksi obat ini dan mengirimkan dua juta hidroksiklorokuin untuk Brasil beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Demonstrasi George Floyd Berlanjut, Angka Corona di AS Diprediksi Meningkat

Kedua negara tersebut memang diketahui sedang melakukan upaya penelitian alot terkait hidroksiklorokuin sebagai pencegahan dan pengobatan dini COVID-19.

Hal itu diumumkan pula di Gedung Putih dalam sebuah konferensi pers pada Minggu, 31 Mei 2020.

Donald Trump sendiri kerap menyerukan hidroksiklorokuin yang sebelumnya dipakai untuk penyakit malaria sebagai obat paling potensial bagi pasien positif virus corona.

Baca Juga: Penjualan Mobil Merosot, Nissan Tutup Pabrik di Indonesia

Namun sarannya mengundang banyak kritik dari berbagai pihak karena sedikitnya penelitian ilmiah terkait hal itu, sehingga dinilai kurang meyakinkan untuk melindungi setiap orang dari virus corona.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X