Penelitian: Habitat Kera Besar Afrika Bisa Menyusut 85 Persen pada Tahun 2050

- 8 Juni 2021, 19:28 WIB
Para pengunjung dibuat panik saat harus berhadapan dengan seekor gorila di Rwanda, Afrika.
Para pengunjung dibuat panik saat harus berhadapan dengan seekor gorila di Rwanda, Afrika. /Instagram/@id.petualang

JURNAL GARUT - Sebuah study yang dilakukan oleh 60 ilmuwan lebih menunjukan jika kera besar Afrika, seperti gorila, bonobo, dan simpanse akan menyusut dalam skala besar pada tahun 2050.

Melansir dari penelitian dalam Jurnal Diversity and Distributions, hingga 85 persen dari kisaran kera saat ini tidak akan lagi dapat dihuni dalam 30 tahun ke depan.

Perusakan habitat terkait erat dengan perubahan iklim, dari penggundulan hutan, dan pertumbuhan populasi manusia.

Baca Juga: Pengusaha Travel hingga Game Developer Bisa Dapat Rp200 Juta, Daftar BIP Kemenparekraf Sekarang Juga!

Gorila, bonobo, dan simpanse menghadapi "masa depan yang suram," menurut Dr Ilka Herbinger dari World Wide Fund For Nature (WWF), salah satu penulis studi tersebut.

"Di banyak wilayah Afrika, kerabat terdekat kita terancam punah dalam waktu dekat," katanya sebagaimana dikutip dari Daily Sabah.

Herbinger menyerukan penghentian "keruntuhan iklim" dan "penghancuran hutan" untuk mengurangi kepunahan massal kera besar.

Baca Juga: Ada Apa Hari Ini? Hari Lahir Pancasila dan Kembalinya Hong Kong ke Cina

Menurut penelitian, yang pertama kali diterbitkan pada hari Minggu itu, juga penting bagi kelangsungan hidup kera Afrika untuk mempertahankan dan membangun "koneksi dan koridor" antara habitat yang bisa menjadi tempat perlindungan di masa depan.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: Daily Sabah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X