Hari Pers Internasional, Kisah Pilu Jurnalis Ceritakan Kondisi India Saat ini

- 3 Mei 2021, 17:08 WIB
Seorang petugas kesehatan yang mengenakan APD membawa pasien Covid-19 di luar bangsal korban di rumah sakit Guru Teg Bahadur, di New Delhi, India, 24 April 2021.
Seorang petugas kesehatan yang mengenakan APD membawa pasien Covid-19 di luar bangsal korban di rumah sakit Guru Teg Bahadur, di New Delhi, India, 24 April 2021. /REUTERS/Adnan Abidi.

JURNAL GARUT - Koresponden Asia Selatan dari The Guardian merefleksikan bencana yang ditimbulkan Covid-19 saat ini sangat mempengaruhi kehidupan di hampir semua orang di tiap negara.

Baru baru ini dikabarkan mereka telah kehilangan rekan dekat bernama Kakoli Bhattacharya akibat krisis Covid-19 yang terjadi di India.

Dikutip Jurnal Garut dari The Guardian, diketahui Kakoli merupakan asisten berita The Guardian yang telah lama berkerja sejak 2009.

Baca Juga: Varian Virus Corona Baru Asal India Sudah Masuk Indonesia, Menkes: Ada 2 di Jakarta

Ketika krisis mulai meningkat, The Guardian terakhir berbicara dengannya pada saat musim gugur 2020 lalu.

Diketahui gelombang pertama yang melanda India terjadi antara Juli dan September 2020, tapi pada bulan November kasus penyebaran Covid-19 sudah jatuh pada level yang sangat rendah.

Tak ada yang mengetahui kenapa India bisa pulih begitu cepat disaat negara-negara lain sedang kalang kabut menghadapi krisis akibat pandemi pada gelombang pertama.

Baca Juga: Todong Kurir di Bogor Pakai Senjata, Tersangka Ternyata Punya 2 Airsoft Gun

Pemerintah Modi pun mengatakan bahwa mereka telah mengalahkan Covid-19. Segera masjid dan kuil dibuka kembali untuk kepentingan umum dan upacara keagamaan lainnya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: The Guardian


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X