Curhat, dr Reisa Broto Asmoro Merasa Sedih Usai Sebulan Jadi Jubir Tim Covid-19

- 13 Juli 2020, 19:11 WIB
Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menjawab pertanyaan saat wawancara di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Jumat (12/6/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.* /ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA/

JURNAL GARUT - Hingga kini perkembangan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah.

Saat ini perpindahan status siaga Covid-19 kini mulai beranjak ke era new normal.

Dikutip Jurnal Garut dari Pikiran-Rakyat.com, meskipun semua kebijakan sudah dilonggarkan, tampaknya masyarakat masih saja acuh terhadap larangan pemerintah.

Baca Juga: 6 Tips Pergi ke Mal saat Pandemi COVID-19, dr Reisa: Pastikan Kita dalam Kondisi yang Sehat

Virus yang menyerang sistem pernapasan ini dinilai tak pandang bulu dalam menginfeksi korbannya.

Tak ayal korban nyawa pun kian berjatuhan karena terpapar Covid-19.

Banyak pasien terinfeksi Covid-19 dari berbagai kalangan, tak hanya masyarakat biasa, para dokter juga ikut meregang nyawa karena terdampak virus saat mengobati pasien.

Baca Juga: Ternyata, Benteng Pertama Perlindungan dari Virus Corona Bukan Cuci Tangan, ini Penjelasan dr Reisa

Melihat makin banyaknya korban yang berjatuhan, sebagai juru bicara Tim Komunikasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro pun angkat bicara.

Halaman:

Editor: Agung Julianto

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X