2 Tenaga Medis Puskesmas Positif Corona, Helmi Budiman Akui Uji Swab Terlalu Lama

- 14 Juli 2020, 07:37 WIB
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman. (Agus Somantri) /

JURNAL GARUT - Kasus positif Covid-19 kembali lagi ke Kabupaten Garut, Jawa Barat. Setelah sempat nihil kasus positif beberapa minggu, kini dua orang tenaga medis dilaporkan positif.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menuturkan, tenaga medis pertama yang dinyatakan positif yakni pegawai di Puskesmas Cempaka, Kecamatan Karangpawitan.

Tenaga medis itu jadi orang ke-27 atau KC-27 yang positif Covid-19 di Kabupaten Garut. Perempuan berusia 27 tahun itu kini sudah dirawat di ruang isolasi RSUD dr Slamet Garut.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Selasa 14 Juli 2020: Harga Emas Antam Masih Stabil

"Petugas juga sedang melakukan tracing. Darimana dia bisa positif. Tapi dari laporan, dia belum pernah pergi ke luar Garut," ucap Helmi, Selasa 14 Juli 2020.

Sedangkan KC-28 merupakan tenaga medis dari Puskesmas Bagendit, Kecamatan Banyuresmi. Ia melakukan uji swab pada 15 Juni dan hasilnya baru keluar setelah satu bulan.

"Hasil pemeriksaan keluarnya lama. Garut memang sudah ada alatnya tapi belum bisa maksimal. Hanya cukup untuk melayani pasien yang masuk rumah sakit," katanya.

Baca Juga: Daftar HP Harga di Bawah Rp 1 Juta Terbaru Juli 2020: Samsung, Advan, Xiaomi Redmi, ASUS, Evercoss

Pihaknya akan segera melengkapi alat uji swab dalam satu sampai dua pekan ini agar lebih maksimal dalam pengujian sampel swab test. Diakui Helmi pihaknya belum bisa memenuhi keinginan pemerintah pusat untuk bisa melakukan swab test 300 per hari.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X