Ada Sekolah Dijual Rp80 Juta, Wakil Bupati Garut Sebut Bisa Kena Pidana

- 1 Juli 2020, 12:20 WIB
Helmi Budiman

JURNAL GARUT - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jayamukti 3 di Kabupaten Garut yang dijual oleh oknum desa sebesar Rp80 juta ternyata sudah tak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sejak setahun lalu, para siswa sudah pindah ke gedung baru.

Pemindahan sekolah dilakukan setelah ada rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menyebut jika lokasi sekolah berada di lahan rawan longsor.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menuturkan, SDN Jayamukti 3 di Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip diduga dijual oleh Kepala Desa Jayamukti. Lahan dan bangunan sekolah memang sudah tak dipakai sejak setahun lalu.

Baca Juga: Mulai Hari ini, Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik

Namun bukan berarti lahan SDN Jayamukti 3 bisa dengan mudah dijual. Ada tahapan untuk menjual lahan tersebut karena merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Garut.

"Itu lahan dan bangunannya masih tercatat punya Pemda. Jadi tidak bisa semudah itu menjual sekolah," ucap Helmi, Rabu 1 Juli 2020.

Pihaknya akan memanggil Kepala Desa dan BPD Jayamukti, Kepala SDN Jayamukti 3, Komite sekolah, Korwil Pendidikan, dan Camat Cihurip soal penjualan aset tersebut. Ia heran, selama ini tak ada laporan soal penjualan aset sekolah tersebut.

Baca Juga: Pelaksanaan Shalat Idul Adha Ditengah Pandemi, Simak Panduan yang Ditetapkan Kementerian Agama

"Camat saja tidak tahu soal penjualan aset ini. Padahal baru minggu kemarin saya ke Cihurip, tidak ada yang kasih info," jelasnya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X