Warga Garut Pakai Surat Palsu untuk Liburan ke Pangandaran, Helmi Budiman: Saya Panggil Dinkes

- 29 Juni 2020, 16:24 WIB
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman. Jurnal Garut

JURNAL GARUT - Sebanyak 12 warga asal Kabupaten Garut dikabarkan memakai surat keterangan hasil rapid test palsu saat berwisata ke Pangandaran. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengaku baru mengetahui hal tersebut.

"Saya baru tahu, nanti saya panggil Dinkesnya. Itu kan tidak beretika karena harusnya beri keterangan yang benar. Nanti saya panggil," tutur Helmi di Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Senin 29 Juni 2020.

Di era new normal, Helmi menyebut protokol kesehatan harus sangat diperhatikan. Ia pun menyesalkan ada warga yang menggunakan surat keterangan palsu karena ingin berlibur.

Baca Juga: Keran Wisata Dibuka Kembali, Pantai dan Gunung di Garut Diserbu Pengunjung Lokal

Menurut Helmi, pihaknya sudah tak lagi menyediakan rapid test. Pemerintah Kabupaten Garut kini lebih fokus untuk melakukan swab test karena lebih akurat.

"Hal yang tadi kalau itu benar memalsukan surat keterangan atau apapun bentuknya, saya sangat menyesalkan," jelasnya.

Helmi meminta kepada warganya untuk tak memaksakan diri berwisata ke luar daerah. Apalagi sampai membuat surat keterangan palsu. Padahal jika tak bisa meminta surat keterangan rapid test, masih ada surat keterangan lain yang bisa dipakai.

Baca Juga: Nikita Mirzani Diduga Sindir Baim Wong : Enggak Laku di TV, di Youtube Nyebelin

"Memang rapid test ini sudah terbatas, kami tak sediakan lagi. Alternatifnya bisa pakai surat bebas ILI (influenza like illness). Itu surat semacam bebas corona, jadi saat diperiksa tidak sedang flu," katanya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X