Wacana Penghapusan Honorer, Bupati Garut Cari Solusi

- 23 Juni 2022, 10:42 WIB
Wacana Penghapusan Honorer, Bupati Garut Cari Solusi
Wacana Penghapusan Honorer, Bupati Garut Cari Solusi /Pikiran Rakyat

JURNAL GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan, menanggapi wacana penghapusan honorer pada tahun 2023.

Saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi dan validasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), khususnya berkaitan dengan tahun masuk tenaga pengajar honorer ke sistem Dapodik.

"Ternyata ada ketidakadilan misalnya seseorang yang masuk Dapodiknya tahun 2007, kemarin yang kepilih PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) nya yang masuk Dapodik," ujar Rudy, Rabu, 22 Juni 2022.

Baca Juga: MENILIK Lawan Persib Bandung di Perempat Final Piala Presiden 2022, Penantang Pangeran Biru Masih Abu-abu

"Nah kami mau melakukan langkah-langkah dan kami sangat sependapat dengan komisi satu yang sudah mengadakan, beberapa kali dengar pendapat dengan dinas kami, dan kami dari berbagai fraksi sekarang masalah itu akan kita tuntaskan," katanya.

Pada Rapat Paripurna dengan DPRD Gsrut tersebut terdapat sesi agenda jawaban Bupati.

Rudy menyatakan pihaknya sudah melakukan perhitungan dengan dinas yang bersangkutan. 

Baca Juga: Aktor Drakor Kim Seon Ho Akan Kembali Berakting!

Apabila kebijakan penghapusan tenaga honorer dilakukan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memindahkan tenaga honorer ke PPPK, maka harus ada anggaran sekitar Rp300 miliar.

Halaman:

Editor: Firman Wijaksana


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x