Garut Out Break COVID-19 Kenaikan Tertinggi Dalam Satu Bulan, PNS Langgar Prokes Bakal Kena Sanksi

- 10 Juni 2021, 09:37 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan berdialog dengan petugas tempat isolasi pasien Covid-19 di Rumah Susun Gandasari, Kecamatan Cilawu Kabuaten Garut yang mulai terisi penuh.
Bupati Garut Rudy Gunawan berdialog dengan petugas tempat isolasi pasien Covid-19 di Rumah Susun Gandasari, Kecamatan Cilawu Kabuaten Garut yang mulai terisi penuh. /Foto : Diskominfo Kabupaten Garut


JURNAL GARUT – Pasca libur lebaran Garut mengalami out break COVID-19, disinyalir pada bulan ini peningkatan angkat COVD-19 di Garut meingkat tajam hingga 11 ribuan orang yang terpapar.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan saat membuka acara kegiatan bincang-bincang bersama pakar dengan mengambil tema Vaksinasi Covid-19, untuk Sukses Adaptasi Kebiasaan Baru di Garut, diikuti seluruh Kepala Puskesmas Kabupaten Garut di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Rudy menerangkan bahwa kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan di mana di Kabupaten Garut kembali terjadi outbreak kasus Covid-19. Ia mengimbau kepada para PNS (Pegawai Negeri Sipil) untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Nah tentu ini juga menjadi perhatian kita semua, bahwa kondisi sekarang ini kita tidak tahu yang diajak bicara itu positif atau negatif," katanya.

Baca Juga: Gedung DPRD Garut Ditutup Sementara Hingga Minggu, Ini Penyebabnya

Ia juga mengintruksikan kepada semura orang tidak terkecuali untuk tetap melaksakan protokol kesehatan. Ia juga menekankan bahwa kepada pegawai negri sipil untuk tetap menjaga prokes dan menggunakan masker.

Bahkan ia sudah meminta kepada BKD dan Saptol PP agar menindak PNS yang kedapatan tidak menggunakan masker saat berada di lingkungan Pemda Garut.

"Nah oleh sebab itu maka protokol kesehatan dengan menggunakan masker diwajibkan, dan saya sudah meminta BKD Kabupaten Garut dan Satpol PP, bilamana ada PNS Garut yang tidak menggunakan masker, itu akan dilakukan gerakan untuk pendisiplinan,” ucapnya, dalam keterangan resmi, Kamis 10 Juni 2021.

Rudy juga menerangkan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut sekitar 1.400 orang.

Baca Juga: Cerita Helmi Kunjungi Pasien COVID-19 di Ruangan Isolasi, Jangan Sampai Terpapar 'Mengerikan'

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Jurnal Garut


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X