Antisipasi COVID-19 Pasca Libur Lebaran, Rudy Kumpulkan Puskesmas: Angka Kematian Garut Tertinggi di Indonesia

- 17 Mei 2021, 12:14 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan: Pasca banjir bandang beberapa hari yang lalu di sejumlah wilayah Garut Selatan, Rudy Gunawan langsung lakukan rekonstruksi dan arahan.
Bupati Garut Rudy Gunawan: Pasca banjir bandang beberapa hari yang lalu di sejumlah wilayah Garut Selatan, Rudy Gunawan langsung lakukan rekonstruksi dan arahan. /Jurnal Garut


JURNAL GARUT – Mengantisipasi terjadinya loncajak kasus COVID-19 pasca libur lebaran Bupati Garut, Rudy Gunawan, bakal mengumpulkan seluruh puskesmas di di Kabuapten Garut.

Pihaknya mengatakan akan kembali menugaskan Satgas di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta akan melakukan koordinasi dengan para kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Garut dan menetapkan siaga 1 untuk para Puskesmas.

“Tentu saya berharap, saya berharap sekali lagi kita terutama Satgas-Satgas di SKPD dihidupkan kembali, saya katakan dan nyatakan sekarang ini adalah darurat 1 atau siaga 1 untuk para Puskesmas.

Baca Juga: 4 Orang Warga Bandung Terseret Ombak di Santolo Garut, 3 Orang Selamat, Satu Orang Masih Dicari

Puskesmas nanti zoom dengan bupati hari ini (Senin), setelah nanti jam berapa kita ada zoom dengan Bapak Presiden jam 1, arahan Bapak Presiden dan kami kalau tidak besok zoom dengan para kepala Puskesmas, untuk melakukan langkah-langkah proaktif,” ujar Rudy, saat ditemui di Setda Garut, Senin 17 Mei 2021.

Hal ini dilakukan menyusul angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut melebihi angka nasional, dimana untuk nasional angka kematian akibat Covid - 19 per tanggal 15 Mei 2021 berada di angka 2,76 persen, sedangkan Kabupaten Garut sudah menyentuh angka 4, 2 persen (382 kematian)

“Saya selaku Ketua Satgas, ini Satgas Covid-19 saya berbicara di Radio tadi pagi, angka kematian kita adalah tertinggi di Indonesia, melebihi angka 4 persen, yang positif sekarang 9.083 orang, yang meninggal dunia 382 orang, jadi sudah 4,2 persen,” ucapnya.

Baca Juga: Pantai Pameungpeuk Garut Di Tutup, Kapolres Garut : Khawatir Kejadian Seperti di India

Ia berpesan kepada jajarannya agar tidak ada keterlambatan saat melakukan penanganan pasien yang terpapar Covid-19, guna menurunkan angka kematian akibat Virus Corona di Kabupaten Garut.

“Jangan sampai nanti yang terkonfirmasi itu dalam keadaan yang sudah kondisi tubuhnya melemah, sehingga sulit untuk diobati, terlambat diobati sehingga mengakibatkan meninggal dunia. Langkah kita adalah menghentikan, membuat sesuatu yang ikhtiar, supaya angka kematian diturunkan, (karena) angka kematian kita sekarang sudah tinggi.” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Jurnal Garut


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X