Hindari Kontak Saat Pandemi, Helmi Lakukan Tadarus Online Bersama Pramuka Garut

- 9 Mei 2021, 10:10 WIB
 Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengikuti acara tadarus secara daring (dalam jaringan) yang diikuti oleh seluruh anggota Kwarran se-Kabupaten Garut, Sabtu (07/05/2021)
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengikuti acara tadarus secara daring (dalam jaringan) yang diikuti oleh seluruh anggota Kwarran se-Kabupaten Garut, Sabtu (07/05/2021) /Humas Pemda/


JURNAL GARUT – Ibadah saat bulan puasa tidak selalu harus dilakuka secara bersamaan pada suatu tempat, apalagi saat ini masih berlangsungnya Pandemi COVID-19.

Memanfaatkan teknologi, Wakil Bupati Helmi Budiman melakukan tadarus online bersama Kwarcab (Kwartir Cabang) Pramuka Kabupaten Garut yang diikuti oleh seluruh anggota Kwarran (kwartir ranting) se-Kabupaten Garut, Sabtu 7 April 2021.

Ia mengatakan, biasanya tadarus Al-Qur’an dilakukan secara bersama-sama di bulan ramadan. Akan tetapi karena adanya pandemi Covid-19 membuat suasana ramadan menjadi berbeda.

Baca Juga: Penentuan 1 Syawal 1442 H Dilakukan Pada Rabu 11 Mei, Ini 29 Titik Pemantauan Rukyatul Hilal

“Biasanya tadarus Al-Qur’an dapat dilakukan sendirian maupun bersama-sama dengan keluarga atau teman.

Tetapi karena tahun ini suasana Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 otomatis berbeda dengan tahun sebelumnya akan tetapi jangan membuat surut untuk kita beribadah,” kata Helmi yang juga Ketua Kwarcab Kabupaten Garut.

Selain itu, Helmi mengatakan pramuka itu penuh dengan penanaman nilai kebaikan. Kemudian, Al-Qur’an menjadi salah satu penanaman nilai-nilai kebaikan di bulan ramadan.

Pramuka itu penuh dengan penanaman nilai-nilai kebaikan terutama untuk kakak-kakak anggota pramuka dan salah satu sumber dari pada penanaman nilai-nilai kebaikan itu adalah Al-Qur’an apalagi saat ini pada bulan ramadan kita ingin pramuka lebih bisa dekat dengan Al-Qur’an dalam rangka beribadah pada bulan ramadan,” katanya.

Baca Juga: Tak Larang Pelaksanaan Salat Ied, Harus Dilakukan di Lapangan Terbuka, Takbir Keliling Dilarang

Ia menegaskan adanya pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan untuk menunda ibadah melainkan menjadi ladang ibadah serta meningkatkan intensitas ibadah agar interaksi dengan Allah SWT lebih terjalin di bulan ramadan.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Jurnal Garut


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X