Tak Hanya PPK yang Mundur, 14 Anggota ULP Pemkab Garut Ikut Ajukan Pengunduran Diri

- 8 April 2021, 13:52 WIB
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menerima kunjungan kerja dari Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, di Ruang Pamengkang, Kabupaten Garut. /Humas Pemda Garut/

JURNAL GARUT - Sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Pemkab Garut mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran itu dilakukan karena para PPK tak nyaman kerap diperiksa penegak hukum.

Kabar terbaru juga datang dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Pemkab Garut. Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi kelompok kerja (Pokja) ULP juga ikut mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Akibatnya ULP Pemkab Garut kini tak beroperasi. Hal itu disampaikan Bupati Garut, Rudy Gunawan. Banyaknya yang mengajukan pengunduran diri, diakui Rudy membuat ULP tak bisa memberi pelayanan seperti biasanya.

"Jadi bukan cuma PPK yang mengundurukan diri. Tapi 14 anggota Pokja ULP juga (mengundurkan diri). Sekarang (ULP) tutup," ujar Rudy kepada wartawan, Kamis 8 April 2021.

Anggota Pokja ULP telah menemuinya dan mengajukan pengunduran diri. Namun Rudy mengaku belum menyetujui ajuan tersebut.

Baca Juga: Dispatch Ungkap Seo Jihye dan Kim Junghyun Sudah Berkencan Satu Tahun

"Saya mau selesaikan ini. Jadi belum saya terima pengajuan dari anggota ULP," katanya.

Para anggota ULP disebut Rudy merasa resah dengan sejumlah pemeriksaan yang dilakukan aparat penegak hukum. Mereka pun meminta perbaikan dan perlindungan hukum.

Terkait informasi sejumlah PPK yang mengundurkan diri akibat sering dipanggil penegak hukum, Rudy bahkan varu mengetahuinya dari wartawan.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X