Guru Ngaji Kabur Usai Cabuli Santri di Penginapan, Warga Spontan Bakar Madrasah

- 6 April 2021, 15:00 WIB
Ilustrasi pencabulan /Pikiran Rakyat/

JURNAL GARUT - Masyarakat Kampung Ciomas Desa Dangiang Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Jawa Barat membakar madrasah milik salah seorang guru ngaji berinisial RS (42).

RS sendiri diketahui kabur usai mengetahui orangtua santri (17) yang menjadi korban pencabulan melakukan melaporkan dirinya ke Mapolres Garut atas perlakuan cabul yang ia lakukan di salah satu penginapan di Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut.

Ipda Muslih Hidayat selaku Kasubag Humas Polres Garut membenarkan adanya pembakaran madrasah semi permanen yang ada di Kampung Ciomas Desa Dangiang Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Jawa Barat.

Baca Juga: Imbas Tarian Erotis di Event Trail Adventure, Polisi Bakal Panggil Pihak Panitia

Baca Juga: 4 Perawatan Sederhana untuk Kamu Wanita yang Ingin Menghilangkan Bulu Wajah

"Setelah kami melakukan cross cek berserta jajaran Satreskrim Polres Garut bahwa yang dibakar masa itu ialah bangunan semi permanan yang dipergunakan pemilik rumah tersebut untuk ngajar ngaji," katanya saat ditemui di Mapolres Garut, Selasa 6 April 2021.

Muslih juga menyebutkan bahwa bangunan itu bisa disebut juga sebagai madrasah namun tidak terdaftar di intansi terkait dalam hal ini Kementrian Agama.

"Bangunan semacam itu (madrasah) yang digunakan untuk mengajar ngaji," katanya.

Baca Juga: Banyak PPK Mengundurkan Diri Karena Sering Dipanggil Polisi, Pembangunan di Garut Terancam Lumpuh

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Jurnal Garut


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X