Banyak PPK Mengundurkan Diri Karena Sering Dipanggil Polisi, Pembangunan di Garut Terancam Lumpuh

- 6 April 2021, 05:28 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan /Muhamamd Nur/


JURNAL GARUT - Saat ini banyak pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkup Pemkab Garut yang memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini tentu akan berimbas pada pembangunan proyek-proyek staregis di Kabupaten Garut terancam akan terhenti.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengaku risau dengan banyaknya PPK di lingkup Pemkab Garut yang memilih untuk mengundurkan diri. Menurut Rudy, adanya sejumlah PPK yang ingin mengundurkan diri tentunya bukannya tanpa alasan.

Dari info beberapa PPK yang dikatakan langsung padanya, mereka berasa tidak nyaman bekerja karena kerap diundang pihak kepolisian buat diminta penjelasannya.

Baca Juga: Viral Ada Tarian Erotis di Event Adventure, Bupati: Saya Tidak Tahu Kalau Ada Itu

Baca Juga: 4 Ciri Seseorang yang Sudah Tidak Lagi Tertarik Pada Anda Melalui Pesan yang Ia Kirim

"Sebab menganggap tidak nyaman karena kerap diundang polisi, beberapa PPK cenderung pilih untuk memundurkan diri dari kedudukannya. Ini bukan hanya omong kosong tetapi memang faktanya telah ada beberapa PPK yang tiba langsung ke saya dan mengatakan ingin memundurkan diri," tutur Rudy, Senin 5 Maret 2021.

Keadaan semacam ini dianggap Rudy sudah pasti benar-benar tidak memberikan keuntungan. Apa lagi jumlah PPK yang menyatkan untuk memundurkan diri banyaknya lumayan banyak hingga akan punya pengaruh pada kelancaran aktivitas pembangunan di Garut.

Bahkan juga menurut Rudy, pembangunan di Garut terancam lumpuh bila beberapa PPK betul-betul sampai memundurkan diri. Bahkan juga sekarang ini, beberapa salah satunya ada yang telah betul-betul memundurkan diri.

Baca Juga: Sekolah Di Garut Siap Lakukan Belajar Tatap Muka, Bakal Diselenggarakan Sesudah Lebaran

Baca Juga: Disdik Garut Pastikan TK, SD, SMP Segera Bakal Lakukan Proses Belajar Tatap Muka

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Jurnal Garut


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X