GGW Endus Korupsi Penyertaan Modal Rp3 Miliar di PDAM Tirta Intan Garut

- 6 Maret 2021, 11:26 WIB
MOBIL tangki milik PDAM Tirta Intan Garut sedang mengisi air untuk didistribusikan kepada warga yang dilanda rawan air bersih akibat kemarau. /AEP HENDY/KABAR PRIANGAN  /

JURNAL GARUT – Penyertaan modal dari Pemkab Garut kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Intan diduga dipakai tak sesuai perencanaan.

Bahkan penyertaan modal itu diduga dikorupsi. Hal itu diungkapkan Garut Governance Watch (GGW) yang mengendus adanya tindak pidana korupsi dalam penyertaan modal tahun 2018 itu.

Ketua GGW, Agus Sugandhi menyebut jika pada 2018 Pemkab Garut memberikan penyertaan modal kepada PDAM Tirta Intan sebesar Rp3 miliar. Dari jumlah tersebut, hanya Rp1,2 miliar yang dipakai sesuai ajuan dari PDAM Tirta Intan.

Baca Juga: Wapres Maruf Berikan Kabar Gembira, Anggaran Prakerja Sudah Dianggarkan Hingga Tahun Depan

"Sedangkan sisanya sebesar Rp1,8 miliar ini digunakan untuk hal lain. Bukan sesuai ajuan dari PDAM saat meminta penyertaan modal," ucap Agus, Sabtu, 6 Maret 2021.

Dana sebesar Rp3 miliar dari Pemkab Garut itu, lanjutnya, seharusnya dipakai untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan.

Namun tak semua anggaran itu dipakai. Menurutnya, ada dana yang dipakai untuk membiayai operasional PDAM. Padahal anggaran dari Pemkab Garut itu sudah jelas tak bisa dipakai untuk operasional perusahaan.

Baca Juga: Kerjasama Dengan BI Pambayaran Parkir, Uji Kir di Garut Bakal Non Tunai

"Seharusnya dipakai untuk infrastruktur malah dipakai untuk biaya operasional PDAM. Ini kan tidak sesuai dengan pengajuan di awal," katanya.

Sebagai BUMD, PDAM Tirta Intan diperbolehkan untuk menerima dana penyertaan modal dari APBD Kabupaten Garut. Penyertaan modal itu diberikan untuk meningkatkan pelayanan PDAM Tirta Intan kepada para pelanggannya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X