Aneh, di Garut Camat Bisa Jadi Juru Bicara Ketua DPRD

- 6 Maret 2021, 09:56 WIB
Ketua DPRD Euis Ida Watiah usai dilantik pada tahun 2019 lalu di Aula Gedung DPRD Garut. /Muhammad Nur/

JURNAL GARUT - Salah seorang Camat di Kabupaten Garut mendadak menjadi juru bicara Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut.

Salah seorang Camat yang diketahui menantu dari Ketua DPRD Euis Ida Watiah ini memberikan klarifikasi terkait tidak hadirnya Ketua DPRD saat dilakukan pemanggilan di Kejaksaan Negri Garut terkait dugaan kasus penyelewengan Pokir, BOP, dan reses tahun anggaran 2014-2019.

Berikut isi klarifikasi Euis Ida yang disampaikan oleh salah seorang Camat melalui aplikasi WhatsApp:

Baca Juga: Kerjasama Dengan BI Pambayaran Parkir, Uji Kir di Garut Bakal Non Tunai

Terkait batalnya pemenuhan keterangan terhadap saya di Kejaksaan Negeri Garut, atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran BOP, Pokir dan reses periode 2014 – 2019. Saya sendiri memenuhi panggilan kemarin, hanya memang datang ke Kejaksaan Negeri Garut terlambat karena melayat dulu kerabat yang meninggal dunia.

Saya datang ke kejaksaan menyampaikan permintaan maaf langsung kepada penyidik, akhirnya hari itu saya batal dimintai keterangan dan dari Kejari melalui penyidik akan mengendakan undangan pemanggilan ulang.

Sebagai warga negara Indonesia yang berazaskan hukum, tentunya saya akan patuh terhadap aturan. Artinya tidak ada istilah saya harus mangkir atau kabur seperti diutarakan di salahsatu media. Sebagai warga negara yang baik, saya patuh terhadap hukum.

Baca Juga: Puluhan Petugas Lapas Garut Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Adapun ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi anggaran BOP, Pokir dan reses periode 2014 – 2019, saya sebagai anggota DPRD Garut pada saat itu tentu akan memberikan keterangan sesuai kapasitas dan kewenangan anggota DPRD.

Halaman:

Editor: Muhammad Nur

Sumber: Jurnal Garut


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X