Longsor Cilawu Garut Meluas, Ancam Suplai Listrik di Priangan Timur

- 22 Februari 2021, 13:19 WIB
Longsor di Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut semakin meluas. Jumlah pengungsi semakin bertambah. /Firman Wijaksana/Jurnal Garut.

JURNAL GARUT - Longsor di Kampung Cipager, Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut tak hanya berdampak kepada warga di lokasi kejadian. Namun juga bisa mengancam pasokan listrik di Priangan Timur, Jawa Barat.

Di lokasi longsor, terdapat saluran udara tegangan tinggi (SUTET) yang masuh ke zona merah. Jika SUTET tergerus longsor, maka suplai listrik di Priangan timur terancam terganggu.

Supervisor Pemeliharaan Jaringan PLN ULTG (Unit Layanan Transmisi Gardu Induk) Garut, Hari Sabar Akbar menuturkan, satu tower SUTET yang ada di Kampung Cipager masuk ke dalam zona merah. Jaraknya hanya delapan meter dari lokasi longsor.

Baca Juga: Krisis Air Bersih di NTT, Pangdam IX Udayana dan Shopee Indonesia Komitmen Berikan Solusi

"Tower SUTET di sana (Cipager) itu subsistem Tasikmalaya. Jadi memasok listrik dari Garut ke Tasikmalaya. Kalau sampai terkena longsor, se Priangan Timur akan terancam," ujar Hari.

Pihaknya saat ini terus memantau kondisi longsor di Kampung Cipager. Ada kemungkinan tower SUTET tergerus longsor jika pergerakan terus terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyebut jika pergerakan tanah masih sering terjadi.

Baca Juga: Situs Prakerja Sudah Dibuka, Segera Buat Akun untuk Permudah Daftar Gelombang 12

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Agus Sofyan mengatakan, luasan longsor di Cilawu itu terus bertambah setiap harinya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X