Bupati Garut Tantang Kejati Jabar Bongkar Kasus Pasar Leles

- 20 Februari 2021, 12:25 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan memberikan keterangan terkait seorang PNS yang dijadikan tersangka atas kasus pembangunan Pasar Leles, Kabupaten Garut di Pendopo Garut, Sabtu, 20 Februari 2021. Rudy menyebut ada mafia proyek dalam pembangunan Pasar Leles. /Firman Wijaksana/Jurnal Garut.

JURNAL GARUT - Kerugian negara akibat proyek pembangunan Pasar Leles disebut mencapai Rp800 juta. Proyek tersebut kini mangkrak setelah dibangun sejak Oktober 2018.

Proyek senilai Rp24 miliar itu dinilai Bupati Garut, Rudy Gunawan merusak citra baik Kabupaten Garut. Rudy pun menantang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar untuk membongkar kasus Pasar Leles dan mengejar pemenang lelang.

"Selain PNS yang jadi tersangka itu, ada dua pengusaha yang dijadikan tersangka juga. Cuma keduanya itu hanya subkontraktornya, bukan pemenang lelang," ujar Rudy di Pendopo Garut, Sabtu, 20 Februari 2021.

Baca Juga: Jumpai Teten Masduki, Shopee Sebut Pedagang Lokal dan UMKM Mendominasi Platform hingga 97 Persen

Padahal menurut Rudy, seharusnya Kejati Jabar juga mengejar pemenang lelang proyel pembangunan Pasar Leles. Pemenang lelang dinilai Rudy sudah menyalahi kesepakatan karena memberikan pekerjaan ke subkontraktor.

"Kami kan tetapkan yang menang lelang si A, tapi dikerjakan sama si B. Hanya B yang jadi tersangka, kenapa si A sebagai pemenang lelang tidak jadi tersangka," katanya.

Seharusnya kejaksaan juga menetapkan pemenang lelang menjadi tersangka untuk memberi efek jera. Jika tak dikejar, maka kejadian serupa dinilai Rudy akan kembali terjadi.

Baca Juga: Lokasi Longsor Cilawu Garut Sudah Dikaji PVMBG Pada 2015, Minta Pemkab Evakuasi Warga

"Kejar si A (pemenang lelang) dong supaya ada efek jera supaya tak meminjamkan perusahaan di garut. Kejaksaan itu harus beri dampak pembangunan ke depan. Kejar saja kenapa beri kuasa itu," ucapnya.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X