Cek Fakta: Masyarakat Cilegon Akan Didenda Rp500 Ribu Jika Keluar Rumah Saat PSBB

- 17 September 2020, 07:10 WIB
TIM Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Serang saat melakukan penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 ruas jalan raya Serang - Cilegon tepatnya di Serdang Kecamatan Kramatwatu, Selasa 15 September 2020. /Dindin Hasanudin/

JURNAL GARUT - Sebuah pesan berantai yang berisi informasi yang menyebut bahwa masyarakat Cilegon yang ke luar rumah di masa PSBB akan dikenakan sejumlah denda.

Informasi dalam pesan berantai yang menyebar lewat WhatsApp ini berisi, masyarakat yang melanggar PSBB akan dikenakan denda berkisar Rp150 ribu hingga Rp500 ribu, bergantung pada pelanggaran yang dilakukan.

Berikut isi informasi yang bereda di WhatsApp:

Assalamualaikum ..Ini bener ga yaa beritanyaa..Mhn info akuratnya.

Baca Juga: Kabar Baik, Menaker Pastikan BLT Subsidi Upah Tahap III Telah Cair, Cek Nomor Rekening Anda

Ibu/Bpk Guru ada info mulai hari senin cilegon sudah di lakukan psbb skala besar.

Denda yg keluar rumah di atas jam dua siang denda 300 rb klau bawa motor klau yg bawa mobil 500 rb klau naik angkot 200 rbGa pake masker 150 rb boleh keluar dr jam 7 pg sampai jam 2 siang..

Informasi sudah di sampain kan ke seluruh berita cilegon oleh kapolsek dan TNI polri cilegon

Dikutip Jurnal Garut dari Turn Back Hoax Mafindo, berdasarkan hasil penelusuran terkait dengan kebenaran informasi tersebut, fakta menyebutkan bahwa tidak ada peraturan yang memberlakukan denda seperti halnya narasi yang beredar.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: Turn Back Hoax MAFINDO


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X