Cek Fakta: Tolak Kedatangan TKA China, Kantor Polisi di Kendari Dibakar Massa?

- 5 Agustus 2020, 23:55 WIB
MASSA membakar ban saat kerusuhan di pintu masuk Jalan Trikora Wosi Manokwari, Senin 19 Agustus 2019. Aksi massa itu merupakan buntut kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang, dan Semarang.*/ANTARA /

JURNAL GARUT - Sebuah akun facebok mengunggah sebuah vidio aksi massa yang diklaim sebagai aksi penolakan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 2 Agustus 2020.

Vidio berdurasi 4 menit yang diunggah oleh akun Berita Global ini menampilkan cuplikan gambar bentrokan antara massa dengan anggota kepolisian. Adapula seorang pria berbaju hitam yang terlihat melepaskan tembakan pada menit pertama.

Ditampilkan pula pada menit ke-3, gambar api "melahap" kendaraan yang tengah terparkir di depan sebuah bangunan. Menjelang menit ke-4, sebuah bangunan menyerupai kantor juga tampak terbakar si jago merah.

Baca Juga: Jaga Daya Tahan Tubuh Ditengah Pandemi COVID-19 dengan Wedang Jahe Buatan Sendiri

Dalam vidio yang unggah itu, akun tersebut menambahkan keterangan di bawah vidio tersebut yakni, "KENDARI MEMANAS 2 AGUSTUS TENTANG TKA CHINA YANG MASUK INDONESIA KANTOR & KENDARAAN POLISI DIBKAR MASSA".

Hingga Selasa 4 Agustus 2020 malam, video itu telah ditonton sebanyak 478 kali, dan direspon 32 pengguna lain Facebook.

Dikutip Jurnal Garut dari Antara, hasil penelusuran Antara menunjukkan video itu pertama kali diunggah oleh Philip Jacobson di Youtube pada 5 Agustus 2012. Dari keterangan Philip, kejadian dalam video itu diketahui tidak berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, melainkan di Lambu, Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga: Kabar Gembira, Pegawai yang Gajinya di Bawah Rp 5 Juta Akan Dapat Bantuan Rp 600 Ribu Selama 6 Bulan

Pembakaran kantor serta kendaraan dalam video itu juga bukan berlangsung dalam aksi protes kedatangan TKA China, sebagaimana dinarasikan pengunggah video di Facebook.

Halaman:

Editor: Fariz Akbar

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X